AGAR TETAP PERCAYA DIRI, KAMU HARUS TAHU CARA JITU ATASI KESEHATAN MULUT SAAT BERPUASA.

Agar Tetap Percaya Diri, Kamu Harus Tahu Cara Jitu Atasi Kesehatan Mulut Saat berpuasa.

Friendlens. – Agar Tetap Percaya Diri, Kamu Harus Tahu Cara Jitu Atasi Kesehatan Mulut Saat berpuasa. Berpuasa merupakan aktivitas yang wajib dilakukan umat muslim pada waktu ramadan. Aktivitas puasa sendiri meliputi menahan haus, lapar dan meningkatkan segala ibadah berkali-kali lipat dibandingkan pada hari biasanya. Karena hadirnya setahun sekali selama satu bulan, maka tidak heran pada awal puasa tubuh melakukan penyesuaian. 

Saat awal puasa, Kamu pasti akan menyesuaikan diri dengan pola tidur dan juga pola makan. Di Indonesia, puasa dilakukan kurang lebih 12 hingga 14 jam. Kamu tidak akan makan dan minum pada rentang waktu tersebut. Meski demikian, tidak menyurutkan semangat dalam berpuasa. Kamu tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Bedanya hanya pada pergeseran waktu makan. Kamu tetap bisa bekerja dan berkomunikasi dalam lingkunganmu. 

Berbicara mengenai komunikasi, pada saat puasa memang disarankan untuk tidak banyak berbicara yang tidak penting. Karena diam sendiri bisa terhitung pahala saat bulan puasa. Namun, tetap pada porsinya. Selain itu, ada juga orang yang memang sengaja untuk diam. Biasanya mereka sadar diri tentang kondisi mereka. Orang yang berpuasa cenderung memiliki bau mulut yang tidak sedap. Mau tahu apa saja penyebab bau mulut saat puasa dari sisi kesehatan mulut dan gigi

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi bau mulut seseorang. Beberapa jenis makanan juga disinyalir sebagai faktor utama timbulnya bau mulut. Bau mulut tentu menjadi salah satu faktor turunnya tingkat kepercayaan diri. Terlebih jika segala aktivitas membutuhkan komunikasi dan sosialisasi terhadap beberapa orang. Ini akan sangat mengganggu, bukan? Oleh sebab itu, kamu harus tahu cara jitu atasi gangguan pada mulut. 

Bau mulut bisa terjadi karena banyak faktor. Salah satunya adalah kondisi mulut itu sendiri. Seperti adanya karang gigi, gigi berlubang, sariawan, sinus pada hidung, kondisi paru-paru dan juga pencernaan. Faktor luar yang dapat menyebabkan kondisi kesehatan mulut terganggu adalah beberapa jenis makanan, seperti jengkol, pete, kol dan bahan makanan lainnya yang dapat menimbulkan bau tidak sedap. 

Tidak makan apapun tapi tetap bau mulut? Kamu jangan buru-buru panik tentang kondisi mulutmu dulu. Pada saat puasa, cairan pencernaan akan tetap keluar meski selama seharian tidak ada asupan makanan yang masuk. Selain itu, makan yang tidak dicerna baik pada proses pencernaan, akan menghasilkan asam lambung. Asam lambung inilah yang akan keluar melalui mulut dan menjadi penyebab timbulnya bau mulut. Agar terhindar dari bau mulut, kamu harus tetap menjaga kondisi kesehatan mulut. Beberapa diantaranya seperti:

  • Menggosok gigi

Meski tidak ada aktivitas makan pada pagi hingga sore hari menjelang malam, bukan berarti absen dalam menggosok gigi. Kamu harus tetap menyikat gigi seperti biasa yaitu pada pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Bila perlu, sikatlah gigi juga pada saat usai menyantap sahur. 

  • Menggunakan Penyegar

Saat ini sangat mudah mendapati larutan pembersih gigi. Larutan tersebut tidak  hanya sebagai pembersih, biasanya juga diformulasikan sebagai penyegar gigi dan mulut. Agar semakin percaya diri, kamu harus menggunakan larutan ini  untuk menjaga kesehatan mulut sepanjang menjalankan ibadah puasa. 

  • Hindari Makanan Yang Berbau

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, ada makanan tertentu yang ternyata dapat memicu timbulnya bau mulut. Ada baiknya kamu tidak mengkonsumsi jenis makanan tersebut. Jika tidak bisa menghindari, setidaknya kamu dapat menguranginya. Karena bau yang akan ditimbulkan akan susah hilang meski sudah menyikat gigi. 

Banyak orang yang mengabaikan kesehatan mulutnya. Mereka menganggap hal ini adalah hal yang wajar, apalagi bagi yang menjalankan ibadah puasa. Mulut yang bau juga dapat menimbulkan beberapa bakteri sehingga permasalahan lain dapat muncul. Tentu kamu tidak menginginkan hal ini terjadi, bukan? Tidak hanya itu, mulut merupakan media komunikasi. Maka sudah sepatutnya dirawat agar komunikasi tetap berjalan dengan baik. Pembicara dan responden merasa sama-sama nyaman. 

Agar tidak mengalami bau mulut, ada baiknya kamu melakukan beberapa cara jitu di atas. Jika beberapa cara di atas sudah dilakukan dan masih mengalami permasalahan bau mulut, Kamu harus segera memeriksakannya ke dokter. Hal ini mungkin terlihat sepele, namun bisa jadi ini merupakan gejala awal suatu penyakit. Oleh karena itu, disarankan untuk memeriksakan kesehatan mulut dan gigi dua kali dalam satu tahun. 

Nah, beberapa cara diatas dapat kamu praktekan saat menjalankan ibadah puasa. Pastikan tidak melewatkan menggosok gigi saat bangun tidur dan pada saat akan tidur. Kamu juga harus memperhatikan kondisi  pencernaan. Karena pencernaan yang tidak sehat juga bisa menjadi pemicu gangguan kesehatan mulut. Selain itu, faktor makanan juga sangat penting, pilihlah makanan yang tidak memicu bau mulut dan makanlah dengan tidak tergesa-gesa agar proses pencernaan dapat berjalan dengan baik.